"Lupa Tata Krama"
Hari : Rabu
Tanggal : 10 Jan 2018
Tempat : Masih sama ruang FEB
assalamualaikum bloggku 😉
aku paling suka menuangkan perasaan diblog ini. karena hanya bisa dipercaya ke rahasiannya dan paling dimengerti tentang kejujuranku yang sedang aku alami saat ini ataupu saat yang akan datang.
gini loh aku mau menceritakan sedikit tentang Tata Krama atau Kode Etik, dimana keduanya sangat berhubungan baik dan harus dipakai ketika menemui orang yang lebih atau dianggap dewasa dari umur kita. ketika kode etik itu tidak dipakai maka engkau para pembaca akan mendapatkan kode etik yang negatif, maka dari itu aku mau cerita kejadian tadi pagi sekitar pukul 09.10.
dimana aku diperintahkan dari bapak yang sering aku sebut dengan pak "G" untuk mengantarkan berkas dosen yang sudah mengumpulkan soal" uas maupun dosen yang belum mengumpulkan dosen" ke ibu HRD atau yang sering aku panggil dengan ibu " S" yaps pas waktunya tiba aku menyerahkan berkas tersebut dan tidak diduga-diga kerudung yang dipakai aku tiba" ditarik dengan kencangnya tangan itu melepaskan dari dagu aku dan kerudung pun aga menutupi mulutku dan beliau berkata" mba lain kali tersenyum lah kepada orang yang lebih dewasa dari mba" maksudnya dlam hati aku " beliau memperingatkan aku untuk lebih menekankan kode etik yang lebih ketika engkau menjadi karyawan ataupun seorang mahasiswakerja yang cuma membantu para dekan ataupun kajur hanya Asisten" aku paham kode etik aku kurang. okeh-okeh-okeh mending aku curcol ajah di blogger aku ini. sangat sedih melihat kode etik ibu tadi dengan memelorotkan kerudung aku karena tidak tersenyum dihadapannya, kalau dipikir" beliau juga salah dengan tata kramanya karena dengan teguran saja akupun pasti akan merubah posisi mulut ku yang "merengut" menjadi "tersenyum" dan pada akhirnya.
aku menyadari bahwa ini salah tidak hanya berpihak kepaku saja melainkan dengan pemberi aku kepahaman juga harus menggunakan tata krama yang sopan juga kepada penerima kepemahaman.
suatu halnya apabila melakukan kesalahan sedikit walaupun itu sedikit tetapi hati kecilnya pun akan tergores dengan rasa sakit dan mungkin akan teringatnya dimasa mendatang.
harusnya aku sangat paham dan mencerminkan dari kejadian ini dengan harus berperilaku dengan lebih baik lagi dari sebelumnya.
sekitar jam 09.25 aku masih sama masih mengetik dan butuh motivasi untuk membangkitkan
Tanggal : 10 Jan 2018
Tempat : Masih sama ruang FEB
assalamualaikum bloggku 😉
aku paling suka menuangkan perasaan diblog ini. karena hanya bisa dipercaya ke rahasiannya dan paling dimengerti tentang kejujuranku yang sedang aku alami saat ini ataupu saat yang akan datang.
gini loh aku mau menceritakan sedikit tentang Tata Krama atau Kode Etik, dimana keduanya sangat berhubungan baik dan harus dipakai ketika menemui orang yang lebih atau dianggap dewasa dari umur kita. ketika kode etik itu tidak dipakai maka engkau para pembaca akan mendapatkan kode etik yang negatif, maka dari itu aku mau cerita kejadian tadi pagi sekitar pukul 09.10.
dimana aku diperintahkan dari bapak yang sering aku sebut dengan pak "G" untuk mengantarkan berkas dosen yang sudah mengumpulkan soal" uas maupun dosen yang belum mengumpulkan dosen" ke ibu HRD atau yang sering aku panggil dengan ibu " S" yaps pas waktunya tiba aku menyerahkan berkas tersebut dan tidak diduga-diga kerudung yang dipakai aku tiba" ditarik dengan kencangnya tangan itu melepaskan dari dagu aku dan kerudung pun aga menutupi mulutku dan beliau berkata" mba lain kali tersenyum lah kepada orang yang lebih dewasa dari mba" maksudnya dlam hati aku " beliau memperingatkan aku untuk lebih menekankan kode etik yang lebih ketika engkau menjadi karyawan ataupun seorang mahasiswakerja yang cuma membantu para dekan ataupun kajur hanya Asisten" aku paham kode etik aku kurang. okeh-okeh-okeh mending aku curcol ajah di blogger aku ini. sangat sedih melihat kode etik ibu tadi dengan memelorotkan kerudung aku karena tidak tersenyum dihadapannya, kalau dipikir" beliau juga salah dengan tata kramanya karena dengan teguran saja akupun pasti akan merubah posisi mulut ku yang "merengut" menjadi "tersenyum" dan pada akhirnya.
aku menyadari bahwa ini salah tidak hanya berpihak kepaku saja melainkan dengan pemberi aku kepahaman juga harus menggunakan tata krama yang sopan juga kepada penerima kepemahaman.
suatu halnya apabila melakukan kesalahan sedikit walaupun itu sedikit tetapi hati kecilnya pun akan tergores dengan rasa sakit dan mungkin akan teringatnya dimasa mendatang.
harusnya aku sangat paham dan mencerminkan dari kejadian ini dengan harus berperilaku dengan lebih baik lagi dari sebelumnya.
sekitar jam 09.25 aku masih sama masih mengetik dan butuh motivasi untuk membangkitkan
Komentar
Posting Komentar